Dewasa ini, citra sektor pertanian dianggap kurang keren bagi generasi muda dan kurang bisa memberikan imbal hasil yang memadai serta menurunkan minat untuk menjadi petani. Sejalan dengan pandangan seperti ini, Krisis petani muda inilah yang menjadi hambatan terhadap produktivitas pertanian. Dari uraian di atas, merangkul generasi muda ke dunia pertanian dapat dipandang sebagai upaya ideal untuk pembangunan sektor pertanian sebagai penyangga ketahanan pangan yang berkelanjutan. Pada pelatihan untuk petani milenial kota Bontang ini sangat cocok jika dibekali pengembangan skill dan pengetahuan baru dari Petani milenial yang telah sukses mengelola bisnis pertaniannya.
Pelatihan ini berbentuk webinar khusus untuk Petani milenial Bontang dilaksanakan dengan system hybrid yang mana instruktur melalui online dan peserta berada di Kantor LPB Pama Bessai Berinta. Selain peserta dari Kota Bontang pelatihan ini juga ditujukan untuk seluruh masyarakat umum yang berminat untuk mengikuti webinar ini. Pelatihan pengembangan usaha pertanian ini dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2022 dengan Narasumber Kang Sandi Octa Susila yang merupakan Ketua Umum Duta Petani Milenial dan Andalan Kementerian Pertanian RI serta Owner Perusahaan Mitra Tani Parahyangan. Pelatihan ini dihadiri oleh Bapak Daniel selaku perwakilan YDBA dan Bapak Hidayat selaku CSR officer Pama Indo. Peserta pada webinar ini terdiri dari 1 peserta perwakilan komunitas Borneo Organik Sehat Sejahhtera (BOSS), 9 Peserta calon UKM Pertanian dari Petani milenial Bontang dan Kompeni serta selebihnya peserta dari luar daerah yang bersedia mengikuti webinar secara online secara personal. Sebelum materi Pelatihan di berikan, terdapat sambutan dari Bapak Daniel dan Bapak Hidayat untuk memberi salam kepada Instruktur serta apresiasi kepada peserta yang sudah bersedia bergabung mengikuti pelatihan ini. Kemudian acara inti pemberian materi Pelatihan Pengembangan Usaha Pertanian oleh Kang Sandi, para peserta diberi pemahaman mengenai pentingnya bertani untuk menciptakan ekonomi berkelanjutan. Peserta juga di ajarkan Prinsip Marketing 4P (Produk, Price, Place and Promotion) hingga marketing mix 7P (Produk, Price, Place and Promotion, People, Process and Physical evidence). Prinsip ini harus dipegang oleh pelaku usaha karna kesemuanya saling terkait dan wajib ada ketika memulai usaha. Materi yang dibawakan Kang Sandi sangat mudah dimengerti utamanya anak muda, karena bahasanya yang kekinian dan semangat yang disalurkan instruktur memberikan energy positif bagi peserta. Selain materi motivasi dan ilmu marketing Kang Sandi juga memaparkan mengenai bisnis yang telah dikelola dengan sukses, mulai dari sejarah hingga sukses yang telah di dapat selama ini.
Pelatihan ini tetunya dapat memberikan informasi baru kepada peserta untuk memberikan motivasi bertani anak muda serta produknya dapat dipasarkan ke seluruh wilayah Kalimantan Timur bahkan seluruh Indonesia serta petani milenial Bontang dapat melakukan kerjasama dengan mitra tani parahyangan sebagai strategi jangka panjang.