Budidaya pertanian organik memiliki rangkaian proses panjang yang dijalankan dengan sebaik-baiknya untuk menjaga kualitas beras agar tetap terjamin mutunya. Salah satu rangkaian setelah beras di panen adalah penanganan pasca panen. Kebanyakan ukm pertanian berpendidikan rendah dengan informasi mengenai cara penanganan pasca panen yang masih kurang jadi diperlukan perluasan wawasan dan pengetahuan untuk meningkatkan kualitas hasil panen. Oleh karena itu, pelatihan Pasca panen dengan menghadirkan instruktur khusus dari Dinas Pangan, TPH Provinsi Kalimantan Timur untuk update informasi mengenai penanganan pasca panen dan untuk memandu petani dalam mendapatkan ijin pemasaran produk.
Pelatihan ini dilaksanakan di Kantor LPB Pama Bessai Berinta pada tanggal 29 April 2021 dengan Narasumber Ibu Rika Nuzli Furkanti, SP.MP selaku Kasi Pasca Panen, Pengolahan Hasil dan Pemasaran TP. Dinas Pangan, TPH Provinsi Kalimantan Timur. Pelatihan ini dihadiri oleh Bapak Hidayat dan Fahmi selaku CSR officer Pama Indo dan 15 ukm pertanian Borneo Organik Sehat Sejahtera (BOSS).
Sebelum materi Pelatihan Pasca Panen di berikan, terdapat sambutan dari Koordinator LPB Pama Bessai Berinta dan Bapak Hidayat untuk memberi apresiasi kepada peserta yang sudah bersedia bergabung mengikuti pelatihan ini. Kemudian acara inti pemberian materi Pelatihan Pasca Panen oleh Ibu Rika berjalan dengan serius tapi santai, ibu Rika lebih menyukai diskusi daripada presentasi satu arah jadi ketika ibu Rika menjelaskan kalau ada peserta tidak paham bisa langsung ditanyakan. Materi yang diberikan berupa persyaratan pendaftaran beras ke dinas, agar produk dapat dipasarkan baik didalam atau luar kota dalam satu provinsi. Cara pelabelan pada kemasan beras, kelas mutu beras agar lolos seleksi perijinan sampai dengan materi harga eceran tertinggi beras medium dan premium. Pelatihan ini diharapkan memberi informasi baru kepada petani untuk memberikan kualitas terbaik hasil panennya agar produk berasnya tetap terjaga kualitas organiknya serta dapat dipasarkan ke seluruh wilayah Kalimantan Timur bahkan seluruh Indonesia.

