Salah satu program dari LPB Pama Bessai Berinta adalah pendampingan pasca panen produk unggulan Beras Organik. Setelah beberapa musim budidaya padi organic berhasil dijalankan oleh petani, saat ini petani padi memiliki kendala di bagain pasca panen. Oleh karena itu YDBA dan PAMA melaui LPB Pama Bessai Berinta di 2021 fokus diprogram pasca panen. Salah satunya adalah pembangunan gudang gabah dan penjemuran gabah.
Latar belakang pembanguna gudang dan penjemuran gabah ini adalah karena proses penggilingan padi organic di rumah penggilingan petani organic belum memiliki penjemuran dan gudang gabah sehingga proses pasca panen belum maksimal dan hasil beras yang dihasilkan kualitas masih belum seluai standar, salah satu dampaknya adalah beras banyak yang pecah saat proses penggilingan. Selain hal tersebut pembangunan ini juga mendukung proses ijin edar beras organic dari Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Kalimantan Timur.
Diharapkan dengan pembangunan ini kegiatan penggilingan padi lebih efektif karena pembangunan gabah ini letak dan terhubung dengan tempat penggilingan sehingga mengurungi jarak pengangkutan dan kualitas gabah dapat terjaga. Dari target Gudang seluas 16 M² tercapai denga luas tersebut dan ditambah perluasan atap dibelakang seluas 40 M ².
Sedangkan dengan pembangunan penjemura padi ini kapasitas penjemuran menjadi dua kali lipat dibanding menggunakan terpal, dari 200 kg menjadi 400-500 kg. luas penjemuran padi ini seluas 100 M² dengan pajang 10 M dan Lebar 10 M. Selain itu waktu penjemuran juga dapat lebih cepat dibanding dengan alat terpal di atas tanah dari rata-rata 8 jam cuaca panas menjadi rata-rata 5 jam cuaca panas tergantung kadar air padi yang dijemur.

