- Peningkatan produktivitas suatu UKM dapat dilakukan dengan salah satu cara yaitu penerapan 5R dilingkungan kerja UKM. Dengan menerapkan 5R dapat meningkatkan efisiensi kerja UKM tersebut. setelah melakukan pelatihan 5R maka kali ini adalah pendampingan 5R yang langsung dilaksanakan di 5 UMKM yaitu (Suci Frandini,Megawati,Julaeha,Ledi Ariyanti & Dwi). Kegiatan Pendampingan 5R dilakukan pada 24 Maret 2025 dengan Instruktur Ibu Dewi Setia Lestari yaitu salah satu UMKM Champion dalam penerapan 5R, Pendampingan ini dilakukan ke UKM Kuliner Mitra LPB Pama Bessai Berinta.
Pendampingan ini dilakukan dengan cara mengunjungi lokasi tempat usaha UMKM sendiri, setelah itu instruktur memberikan masukan untuk perbaikan pada usaha UKM seperti menjaga terjadinya bahaya pada rumah produksi dengan cara menyediakan apar hingga mengganti alas kompor dengan bahan yang tahan panas, kemudian membuat jendela di dinding agar pencahayaannya lebih terang, meringkas barang- barang yang tidak diperlukan, membuat area 5R lengkap dengan garis lantai atau sekat, melakukan penataan wilayah produksi, memberikan pelabelan dan pengelompokkan barang-barang yang memiliki fungsi yang sama.
Selanjutnya pendampingan 5R kedua di laksanakan pada tanggal 23 Juni 2025 di rumah produksi UMKM Desa Santan Tengah,Ilir dan Ulu Kec.Marangkayu Kab.Kutai Kartanegara pada pendampingan kadua ini yang dibahas adalah perbaikan dari pendmapingan visit pertama, kelengkapan administrasi dan lainnya.
Dengan melaksanakan pendampingan 5R LPB Pama Bessai Berinta Berharap dapat memberikan pengetahuan kepada UKM tentang pentingnya penataan dan pengelolaan tempat kerja. Agar tercapai suasana kerja yang aman dan nyaman. Selain itu dengan penerapan 5R dalam lingkungan kerja dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi kerja.
- pendampingan 5R visit ke-2 dilaksanakan di 4 UMKM yaitu (Megawati,Julaeha,Ledi Ariyanti & Dwi). Kegiatan Pendampingan 5R dilakukan pada 23 Juni 2025 dengan Instruktur Ibu Dewi Setia Lestari yaitu salah satu UMKM Champion dalam penerapan 5R, Pendampingan ini dilakukan ke UKM Kuliner Mitra LPB Pama Bessai Berinta.
Pendampingan ini dilakukan dengan cara mengunjungi lokasi tempat usaha UMKM sendiri, setelah itu instruktur memberikan melihat perbaikan yang telah dilakukan UMKM dari masukan di visit pertama seperti meringkas barang- barang yang tidak diperlukan, membuat area 5R lengkap dengan garis lantai atau sekat, melakukan penataan wilayah produksi, melakukan labeling pada dapur produksi dan pengelompokkan barang-barang yang memiliki fungsi yang sama. Dan UMKM melakukan tertib adminsitrasi berupa struktur organisasi, SOP produksi, data penjualan dan melakukan pencatatan pembukuan. Pencapaian ini harapannya menjadi motivasi UMKM agar terus berkembang sehingga dapat memberikan dampak yang positif bagi pelaku usaha UMKM khususnya mitra binaan LPB Pama Bessai Berinta.
Dengan melaksanakan pendampingan 5R LPB Pama Bessai Berinta Berharap dapat memberikan pengetahuan kepada UKM tentang pentingnya penataan dan pengelolaan tempat kerja. Agar tercapai suasana kerja yang aman dan nyaman. Selain itu dengan penerapan 5R dalam lingkungan kerja dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi kerja.

