Saleh Hamid, Salah satu UKM Padi Organik yang bergabung dengan LPB Pabeta karena ketagihan dengan hasil uji coba pertama kalinya dengan budidaya Padi SRI Organik. Warga asli KTP Bontang namun memiliki letak usahatani di Desa Persiapan Bukit Pandan Jaya Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Kutai Timur ini sudah berumur 69 tahun. “Insya Allah, kalau besok ada umur harus lebih baik dari yang sekarang.” Itulah kalimat yang sering diungkapkan Pak Saleh yang menjadi penyemangat Tim LPB Pabeta juga dalam kegiatan pendampingan.
Umur yang sudah menginjak 69 tahun ini membuat nama Saleh tergantikan dengan nama Pak Tua. Satu-satunya UKM Binaan LPB Pabeta yang terletak di areanya ini yang mencoba budidaya padi dengan cara SRI Organik. Walaupun sudah renta namun dengan keuletan, kegigihan, dan sabar yang diterapkan Pak Tua ini di lapangan akhirnya membawakan hasil. Alhasil salah satu temannya mau ikut tanam padi dengan cara yang sama. “Alhamdulillah, kalau kita sungguh-sungguh pasti selalu diberikan kemudahan dan jalan oleh yang di atas. Bahkan nambah satu anggota nih. heheh”,ucapan syukur dari Pak Tua ini.
“Dalam percobaan pertama, alhamdulillah, kita sudah bisa panen. Walaupun masih di tingkat produksi rendah, setidaknya kita bisa tembus dan berhasil melaksanakan panen. Bagi saya ini sangat luar biasa, bertanam padi dengan tidak menggunakan pupuk dan herbisida kimia, namun masih bisa panen. Kedepannya saya targetkan untuk hasil produksi panen pada 1 are itu minimal harus mendapatkan 1 karung (50 kg)”. Optimisme dari Pak Saleh ini sangat luar biasa, walau sudah tua renta tapi tetap visioner.
Baginya, selagi kita diberikan kesempatan untuk hidup. Maka disana pula Tuhan memberikan kesempatan kepada kita untuk terus lebih baik. Maka selagi ada waktu, berubahah !!! “Nah begitu pun dengan budidaya padi ini, masa sudah didampingi masih gitu-gitu terus. Sia-sia ilmu kita nanti. Hahah..”, gelagak tawa pak tua yang sangat bersemangat sekaligus menutup kegiatan pendampingan pada hari itu.

