Lembaga Pengembangan Bisnis Pama Bessai Berinta (LPB Pabeta) adalah lembaga yang dibentuk hasil kerjasama PT Pamapersada Nusantara Jobsite Indominco Mandiri (PT PAMA site Indo) dengan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) sebagai pelaksana. Pendirian LPB Pabeta ini sebagai bentuk nyata tanggung jawab sosial (corporate social responsibility) PT PAMA Jobsite Indo terhadap pemberdayaan masyarakat (community development) sekitar operasional tambang dan mulai beroperasi Desember 2015. LPB PABETA diresmikan pada tanggal 3 Desember 2015 oleh Danang Prakoso (Staff Pelatihan dan Pendampingan), Puniman (Project Manager PT. PAMA distrik Indo) Maidi Irvan ( Dept. Head CSR PAMA JIEP) .
LPB PABETA membina masyarakat di sekitar operasi tambang di Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Kutai Kertanegara dan Kota Bontang, Kalimantan Timur dengan memaksimalkan sinergi pada jaringan value chain Grup Astra secara terintegrasi. Untuk mencapai tujuan di atas, maka pendekatan ekonomi menjadi sangat penting dilakukan agar masyarakat menjadi lebih mandiri dengan adanya peningkatan kualitas kehidupan dan kesejahteraan. Tujuan pembinaan secara khusus adalah untuk mempersiapkan Petani dan UMKM pasca tambang, dengan motto “berikan kail, bukan ikan”.
Nama LPB PABETA adalah singkatan dari “Lembaga Pengembangan Bisnis Pama Bessai Berinta”. nama ini sendiri diambil dari bahasa Kutai yang memiliki makna
– Pama, PT. Pamapersada Nusantara
– Bessai, Mendayung
– Berinta, Bersama
Dengan pengertian dan pemahaman bahwa PT. Pamapersada Nusantara merupakan bagian dari wilayah Kutai Timur yang mana turun membantu mengembangkan wilayah dari segala sektor khususnya wilayah yang dilokasi area operasional PT. Pamapersada Nusantara.
Logo LPB Pama Bessai Berinta ini adalah sebagai berikut:
![]()
Warna biru melambangkan dengan hadirnya LPB Pama Bessai Berinta di masyarakat melalui PT Pamapersada Nusantara jobsite Indo, dan mampu menciptakan suasana kekeluargaan dan kekompakan bagi UMKM, PAMA dan LPB Pama Bessai Berinta dalam menjalankan program yang menjadi kebutuhan bagi UMKM.
Warna Merah memiliki arti LPB Pama Bessai Berinta harus berani, aktif dan kritis dalam menyikapi semua permasalahan-permasalah yang ada di dalam masyarakat, memahami apa yang menjadi kebutuhan dari masyarakat, mampu memberikan solusi praktis dan berkesinambungan, sehingga melahirkan program-program yang bernilai bagi masyarakat. Bagi LPB Pama Bessai Berinta sendiri pun tak segan untuk sama-sama belajar kepada orang lain yang memiliki pengalaman dan memiliki visi membangun perekonomian masyarakat melalui kegiatan UMKM.
